Mengenal Erlang - Bahasa Pemrograman Di Balik Suksesnya WhatsApp

Salam, jika berbicara mengenai aplikasi chatting yang paling banyak digunakan saat ini tentunya kita tidak meragukan lagi whats app untuk berada di dalamnya. 

Whats App merupakan aplikasi untuk chatting yang bisa anda download dan gunakan secara gratis melalui smart phone anda. Whats App hadir dengan konsep yang sederhana dan mudah untuk digunakan sehingga banyak orang yang tertarik menggunakannya.

Selain itu, whats app juga sangat bersih dari advertising yang seringkali muncul pada aplikasi sejenis lainnya. 

Pendiri Whats App adalah Jan Koum mantan karyawan Yahooo yang akhirnya keluar karena kejenuhannya terus menayangkan iklan diberbagai situs website. Mungkin inilah awal mulanya kenapa kita tidak pernah melihat ada selembar iklan pun di dalam whats app.

Saat pertama kali mencoba whats app beberapa tahun lalu saya juga merasakan hal yang nyaman digunakan, dari situlah terbesit dalam fikiran saya dengan apa whats app dibuat. Awalnya saya mengira whats app dibuat menggunakan Java, Namun ternyata tidak, whats app tidak dibuat menggunakan Java tetapi menggunakan Erlang, yah erlang lah bahasa pemrograman dibalik nyamannya whats app.

Cerita Mengenai Erlang 

Erlang merupakan bahasa pemrograman yang diciptakan oleh Ericsson beberapa decade yang lalu. Awal mula terciptanya Erlang adalah ketika Erricson membutuhkan bahasa pemrograman yang bisa menghasilkan aplikasi dengan performa tinggi, near zero downtime, high availability untuk nantinya digunakan pada operasional industry telekomunikasi. Erricson menghabiskan banyak waktu untuk meneliti berbagai bahasa pemrograman yang ada pada waktu itu, namun hasilnya tidak ada bahasa pemrograman yang sesuai dengan kriteria yang dia inginkan hingga akhirnya dia memutuskan untuk membuat bahasa pemrogram sendiri yang akahirnya melahirkan Erlang.

Erlang merupakan bahasa pemrograman yang berpadaigma fungsional dimana fungsi memegang peranan yang sangat dominan. Erlang digunakan untuk menciptakan aplikasi server-side yang sangat reliable, high performance dan scalable. Salah satu contohnya adalah aplikasi AXD301 yang mencapai hingga 99,999999% uptime yang bisa diartikan dalam jangka waktu 1 tahun aplikasi ini hanya down selama kurang lebih 30 milisecond. Anda bisa bayangkan ada aplikasi yang dalam waktu setahun hanya down selama kurang dari 1 detik. Begitu juga whats app, Untuk setap mesin server WhatsApp dapat menangani hingga 1 Juta Koneksi dari Client, itu berarti setiap satu server ditambahkan berarti akan bertambah pula 1 juta client lagi yang ditangani oleh server tersebut.

Diambil dari situs resminya erlang menyebutkan bahwa ERLANG merupakan bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun aplikasi yang bersifat real time system, dengan single assignment, dynamic typing dan konkurensi.

Karena awalnya erlang hanya digunakan pada lingkungan erricson saja, banyak yang mengira Erang merupakan kependekan dari Erricson Language padahal sebenarnya Erlang merupakan nama pendirinya yakni seorang ilmuwan komputer bernama Agner Krarup Erlang.

Di Indonesia sendiri penggunaan Erlang mungkin masih sangat jarang, Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai bahasa pemrograman yang digunakan oleh Jan Koum untuk membuat Whats App yakni Erlang.

Demikian dan semoga bermanfaat.

Irfan Maulana
Ilmuwebsite.com


DVD Video Tutorial : Kursus Web Development Komplit Bangun 5 Project Aplikasi Website - Membuat CMS Sendiri Dari Nol, Blog, Portal Berita, Ecommerce, Web Komunitas dengan CodeIgniter 3 JQuery AJAX Bootstrap

Video Tutorial Kursus Web Development Komplit Bangun 5 Project Website ini merupakan ‘penunjuk arah’ agar Anda yang sedang maupun baru akan terjun ke dalam dunia web development yang lebih mendalam memiliki peta perjalanan pembelajaran yang lebih terarah menuju web developer professional. (Disertai pembelajaran dasar HTML CSS, JQuery, PHP & MySQL, CodeIgniter) Dibuat oleh praktisi yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang web development (Pemesanan bisa SMS/WA ke 0838 1157 5876, atau bisa pesan secara online di sini)

Irfan Maulana

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar