Jenis-Jenis Wordpress Post Type, Apa dan Bagaimana?

Halo, di tutorial kali ini kita akan membahas lebih dalam mengenai wordpress Post Type. Pembahasan kali ini diperuntukkan untuk Anda yang masih pemula di wordpress. Anda yang sudah mahir pun bisa membacanya, barang kali ada beberapa informasi penting yang mungkin Anda belum tahu. Ya siapa tahu. :). Bagi Anda yang belum menginstall wordpress, maka silahkan baca dulu tutorial sebelumnya http://www.ilmuwebsite.com/perkenalan-dan-installasi-wordpress

Oh iya tutorial pembahasan wordpress ini disediakan secara berseri setiap minggunya. Nantikan saja yang baru pada tutorial wordpress selanjutnya.

Baiklah, kita masuk ke dalam inti pembahasan.

Bagi Anda yang sudah lama di wordpress pastinya sudah mengenal apa itu post type, tapi menjadi masalah bagi Anda yang baru. Apa itu post type? Apa manfaatnya? Dan bagaimana menggunakannya? Kita akan bahas semuanya di artikel ini. Oke ya?

Wordpress Post Type sudah sejak lama ada di wordpress, bagi Anda yang seorang koder bisa mengetahui dengan jelas bahwa Wordpress Post Type itu bisa di Customize, namun baru sekarang-sekarang saja populer istilah custom post type di wordpress. Namun yang perlu di ambil poin dari artikel ini adalah wordpress memiliki default/standar/bawaan post type, yang  mana kedepannya pun kita akan belajar bagaimana membuat custom post type.

Lalu Apa Sebenarnya Post Type Itu ?

Sederhananya begini, ketika Anda membuat sebuah artikel di wordpress, dengan masuk ke http://localhost/wp/wp-admin/post-new.php dan mengelompokkan artikel tersebut ke dalam sebuah kategori.



Maka secara otomatis Anda sudah membuat artikel, menggunakan Post Type Berjenis Post. Dan user website Anda bisa melihat artikel-artikel atau post-post yang telah di buat dengan cara masuk ke dalam kategori yang sudah di sediakan maka akan muncul post-post yang sesuai dengan kategorinya ... Sebagai contoh saya masuk ke dalam ilmuwebsite.com dan memilih kategori tutorial CorelDraw, yang muncul adalah seperti ini ..



Post-post atau Artikel-artikel ini di hasilkan oleh sebuah post type yang berjenis Post. Post ini memiliki sifat bawaan yakni menginduk kepada sebuah kategori. Jelas?

Nah sebetulnya bukan hanya post jenis artikel, atau post type jenis post saja yang disediakan oleh bawaan wordpress. Tapi ada 3 jenis post type bawan yang sudah default di wordpress yakni : 1. Post, 2. Page, 3. Attachment. 

Untuk yang pertama sudah di jelaskan tadi, nah sekarang kita masuk ke dalam pembahasan post type jenis page. Anda bisa membuatnya di sini http://localhost/wp/wp-admin/post-new.php?post_type=page.  Page, ini biasanya digunakan untuk sebuah halaman yang tidak menginduk kepada kategori artikel. Page dipakai untuk halaman seperti Tentang Kami, Visi dan Misi, Buku tamu dan lain-lain yang jelas dia tidak menginduk kepada kategori, tapi bisa menginduk kepada orang tua Page-nya. Contoh ketika Anda membuat tentang kami, maka page visi misi, dan alamat bisa menjadi hirarki anak dari page tentang kami. Kita akan bicarakan hirarki dari post type jenis page nanti ya. Biar bisa panjang lebar dan lebih jelas. Sebagai contohnya jika saya masuk ke dalam halaman tentang kami di ilmuwebsite.com, melalui menu tentang, maka saya akan di arahkan ke dalam sebuah halaman seperti di bawah ini ...



Yang jelas isinya itu statis seperti itu saja, karena itu adalah sifat dari post type jenis page. Perbedaannya jelas-jelas sangat mencolok antara post type jenis post, dengan yang page. Jelas ya?

Jadi post di gunakan untuk membuat artikel, berita, portofolio, dan lain sebagainya atau apapun yang jelas sifatnya berada di bawah suatu kategori. Sedangkan page biasanya di buat untuk membuat halaman statis seperti tentang kami, visi misi, buku tamu, kontak kami, yang jelas dia tidak berada di bawah kategori, tapi bisa berada di bawah orang tua pagenya. Sudah saya jelaskan sebelumnya.

Dan yang terakhir adalah post type bawaan dari wordpress berjenis attachment, yang mana bisa post type jenis attachment ini merupakan post type yang berhubungan dengan file yang di upload, baik itu gambar maupun dokumen, biasanya di akses melalui menu media. http://localhost/wp/wp-admin/media-new.php



Misalkan Anda mengupload gambar atau pdf via , maka secara otomatis akan menghasilkan post type attachment, ANda bisa menguploadnya via http://localhost/wp/wp-admin/media-new.php. Dan ada juga bisa menguploadnya di area ketika akan menginputkan konten post atau page. Keduanya sama. Sama-sama menghasilkan post type jenis attachment.



Setelah banyak praktik menggunakan post type ini Anda akan jelas-jelas paham. Untuk sementara ini baru dijelaskan secara teori dulu ya.

Oh iya, saat ini para programmer maupun desainer yang menggunakan wordpress sedang ramai-ramainya menggunakan custom post type, yang jelas custom post type ini bukan bawaan dari ketiga post type yang sudah saya sebutkan tadi. Di samping custom post type, juga Anda bisa membuat custom taxonomies. Kedepannya kita akan bahas bagaimana membuat custom post type, taxonomies serta custom taxonomies.

Loka Dwiartara
Founder kaffah.biz
DVD Video Tutorial : Kursus Web Development Komplit Bangun 5 Project Aplikasi Website - Membuat CMS Sendiri Dari Nol, Blog, Portal Berita, Ecommerce, Web Komunitas dengan CodeIgniter 3 JQuery AJAX Bootstrap

Video Tutorial Kursus Web Development Komplit Bangun 5 Project Website ini merupakan ‘penunjuk arah’ agar Anda yang sedang maupun baru akan terjun ke dalam dunia web development yang lebih mendalam memiliki peta perjalanan pembelajaran yang lebih terarah menuju web developer professional. (Disertai pembelajaran dasar HTML CSS, JQuery, PHP & MySQL, CodeIgniter) Dibuat oleh praktisi yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang web development (Pemesanan bisa SMS/WA ke 0838 1157 5876, atau bisa pesan secara online di sini)

Admin Ilmuwebsitecom

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar